Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas: Kontes Bonsai Menumbuh Kembangkan Usaha Kecil & MenengahΒ 

RESKI

π™Žπ™–π™’π™—π™–π™¨-𝙆𝙖𝙑𝙗𝙖𝙧//π˜½π™šπ™™π™–π™.π™˜π™€.π™žπ™™ Acara penutupan ekshibisi dan Contes bonsai lokal terbuka se-kalimantan Road To The Max 30 cm Tahun 2025, di Halaman kantor Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sambas berjalan lancar. Minggu (14/1/2024).

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Sambas beserta Jajaran, Forkopimda, Dandim, Kapolres/ Mewakili, Kepala Dinas dan Kepala Badan yang ada di Lingkungan Pemda Sambas, Asosiasi Bonsai Serawak Ketua PPBI Pusat, PPBI dari Pontianak, Singkawang, Kayong Utara, dan seluruh komunitas penggemar bonsai yang ada di Kabupaten Sambas.

Ketua PPBI Kabupaten Sambas, Anwari, S.Sos., M.A.P yang juga Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas pada kesempatan itu menyampaikan mengucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT, terima kasih kepada Pemda Sambas, Donatur, Panitia dan seluruh peserta dan pengunjung yang hadir pada hari ini.

Kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya acara ini kami ucapkan terima kasih, β€œ ucapnya.

Anwari juga menyebutkan bahwa pada hari penutupan acara ini, kita juga menyediakan doorprice bagi pengunjung dan peserta dengan cara mencabut undi dengan hadiah utama sebuah sepeda motor sumbangan dari Bupati Sambas, kemudian dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sambas sebuah Lemari Es, Lanjut dari Sekda berupa Sepeda Motor, Kipas Angin dan masih banyak lagi lainnya.

Anwari mengungkapkan bahwa acara pameran dan kontes bonsai terbuka juga pernah kami laksanakan, dan yang kedua ini ekshibisi dalam rangka pameran dan kontes bonsai juga se- Kalimantan dalam rangka memperebutkan Piala Bupati yang kedua dalam tema Harmoni Bonsai Berkemajuan.

β€œ Terlaksananya acara ini adalah dalam rangka menumbuh kembangkan usaha kecil dan menengah yang ada di Kabupaten Sambas, β€œ sampainya.

Dikatakannya, bahwa Usia PPBI Kabupaten Sambas dari tahun 2020-2024 sudah melahirkan penggemar-penggemar bonsai yang bisa berusaha sehingga memang ada efek positif yang bisa di dapat dari pengembangan bonsai.

Dengan usia PPBI yang masih muda ini kami berharap dapat bimbingan dari PPBI pusat sehingga kami dapat menjadikan bonsai ini bernilai jual, bisa meningkatkan ekonomi kreatif Masyarakat Kabupaten Sambas, β€œ pintanya.

Disampingi itu, Anwari mengabarkan bahwa dalam rangka menuju road to the max 225 di Bali, mudah-mudahan bonsai yang sudah mendapatkan bendera merah, bisa mengikuti kontes bonsai di Provinsi Bali.

β€œ Semoga kami PPBI yang ada di kabupaten Sambas dan Kalimantan Barat ini dapat mengikuti road to the max di Bali nanti, β€œ harapnya.

Anwari berharap semoga di tahun selanjutnya kita dapat melanjutkan kegiatan ini, tentunya di dukung oleh Pemerintah Daerah, dari donatur untuk bisa melaksanakan ini karena kegiatan kontes bonsai ini langka bahkan kita untuk menghadirkan menampilkan bonsai-bonsai terindah ini memang perlu proses waktu.

Adapun bonsai yang meraih juara usianya diatas dari belasan tahun, hal ini memperlihatkan bagaimana kita merawat dan menciptakan bonsai sehingga menjadi tanaman yang miniatur, perlu proses yang panjang, ketekunan dan kesabaran. Mari kita kembangkan ide-ide terbaik dan kreatif untuk tanaman bonsai ini kedepannya, β€œ ajak Anwari.

Menurut laporan Ketua Panitia pelaksanaan yang di bacakan oleh Iwan bahwa Jumlah total pohon bonsai yang mengikuti ekshibisi Bonsai se-Kalimantan pada tahun 2024 ini sebanyak 484 pohon dengan jumlah total peserta sebanyak 240 peserta.

β€œAdapun data peserta yang ikut dari Banjar baru, Banjar Masin, jakarta Jember Jawa Timur, dari PPBI Kabupaten Ketapang, PPBI Kabupaten Landak, Magelang, Pangkalan Banteng , PPBI Kabupaten/Kota Pontianak, PPBI Kabupaten Sanggau, PPBI Singkawang, PPBI dan Komunitas yang ada di seluruh Kabupaten Sambas, β€œ sampainya. (Ema/01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *