BNI.com//Sambas-Kalbar – Peringati Hari Lahir 1 Abad Nahdhatul Ulama (NU), Ketua DPC PKB Sambas, dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi, MPH., serahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir di Dapil Sambas 5 yang meliputi beberapa Desa di Kecamatan Paloh, Kecamatan Teluk Keramat dan Kecamatan Galing. Minggu (5/2/2023). Bantuan untuk warga yang terdampak banjir diserahkan secara simbolis dan diterima langsung oleh DPAC PKB dari tiap Kecamatan.
Koordinator penyerahan bantuan kepada warga masyarakat yang terdampak banjir, Habib Ardi mengatakan semoga dengan Hari Lahir 1 abad NU ini masyarakat Kabupaten Sambas bisa melestarikan semangat ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kata dia, dengan hari lahir NU ini, DPC PKB Sambas sudah memberikan bantuan untuk warga masyarakat yang terdampak banjir di tiga kecamatan yang ada Dapil Sambas 5.
“Penyerahan bantuan tersebut berupa sembako. Penyaluran itu sudah diserahkan langsung di Dapil Sambas 5 melalui DPAC dari tiga kecamatan Paloh,Teluk Keramat dan Galing” Ujarnya saat ditemui di sekretariat DPC PKB Sambas, Senin (6/2/2023).
Sebagai mana diketahui bantuan sembako ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Juliarti Djuhardi Alwi selaku anggota DPRD provinsi dari fraksi PKB yang berkolaborasi dengan Yudha Alwin anggota DPRD kabupaten Sambas, juga dari fraksi PKB.
Habib Ardi merupakan salah satu pengurus PCNU Kabupaten Sambas mengucapkan selamat Hari Lahir 1 abad NU. Tak lupa, dia pun berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh DPC PKB Sambas untuk masyarakat yang terdampak banjir. Karena memang pada saat ini masih ada beberapa desa yang masih terendam oleh banjir.
“Selamat Hari Lahir 1 abad NU, Selamat Harlah 1 Abad NU. Semoga NU terus memberikan kemanfaatan untuk umat dan senantiasa menjadi pencerah bagi bangsa, negara, dan agama. Tak lupa, saya ucapkan Terima kasih kepada DPC PKB Sambas yang telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir. Semoga bantuan tersebut bisa bermanfaat dan menjadi ladang amal kebajikan ” Ucap Habib Ardi mengakhiri pembicaraan.
Penulis: Radiman Lah







