Diduga Perdagangan Tuak Marak di Tanah Lapang Merdeka Binjai, Warga Soroti Dugaan Pembiaran

             BINJAI-BEDAH.co.id.

Jumat, 14 Agustus 2026 -Dugaan aktivitas perdagangan minuman keras (miras) jenis tuak di kawasan Tanah Lapang Merdeka Binjai kembali menjadi sorotan.

Sejumlah pengguna fasilitas umum mengaku kecewa dan mempertanyakan pengawasan terhadap aktivitas yang diduga berlangsung di kawasan tersebut.

Tanah Lapang Merdeka selama ini menjadi salah satu ruang publik yang digunakan masyarakat untuk berolahraga, bersantai dan berkumpul. Namun, munculnya informasi mengenai dugaan transaksi serta konsumsi tuak dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.

Warga meminta aparat terkait tidak hanya menunggu laporan, tetapi turun langsung melakukan pengecekan di lokasi.

Jika nantinya ditemukan adanya aktivitas perdagangan atau konsumsi miras yang melanggar ketentuan, masyarakat berharap dilakukan penertiban sesuai aturan yang berlaku.

“Ini fasilitas umum, masyarakat datang untuk menikmati ruang publik dengan nyaman.

Kalau memang ada yang menjual atau mengonsumsi tuak di lokasi, kami berharap segera ditindak sesuai aturan,” ujar seorang pengguna kawasan yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Sorotan warga juga menyangkut dugaan pembiaran.

Mereka mempertanyakan bagaimana aktivitas tersebut dapat berlangsung apabila memang benar terjadi di lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat.

Meski demikian, informasi mengenai dugaan perdagangan tuak tersebut masih perlu diverifikasi.

Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai benar atau tidaknya dugaan tersebut maupun mengenai adanya tindakan penertiban.

Masyarakat berharap Pemko Binjai, Satpol PP dan Polres Binjai dapat melakukan pemeriksaan secara langsung untuk memastikan kondisi di lapangan.

Jika terbukti terdapat pelanggaran, warga meminta penindakan dilakukan secara tegas dan terukur agar Tanah Lapang Merdeka tetap menjadi ruang publik yang aman, tertib dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Sumber : Redaksi

Editor : Rsk

Reporter : Red (Jerrymia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *