KENDARI-BEDAH.co.id.
Jumat,26 September 2025, Forum diskusi ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar tingkat SMP dan remaja lainnya. Acara ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Kendari, Hj. Saemina, S.Pd., M.Pd., bersama dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Fitriani Sinapoy.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan, DP3A, BNN Kota Kendari, serta Polres Kota Kendari melalui Satuan Reserse Narkoba.
Maraknya peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari, menjadi perhatian yang sangat serius. Oleh karena itu, peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak menjadi sangat penting agar mereka tidak terjerumus ke dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba.
Dalam kesempatan tersebut, Kasat Narkoba Polresta Kendari, AKP Andi Musakkir Musni, menyampaikan:
“Untuk wilayah Kota Kendari, penyebaran narkoba sudah mulai merambah ke berbagai kalangan, termasuk pelajar, anak-anak, hingga orang dewasa. Oleh karena itu, pengawasan dari orang tua sangat diperlukan.”
Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 1 Kota Kendari ini juga menghadirkan sesi tanya jawab langsung antara para orang tua siswa dan narasumber. Banyak orang tua menyampaikan keresahan dan harapan agar program semacam ini terus dilanjutkan.
Salah satu orang tua siswa, yang identitasnya disamarkan sebagai Ibu Bunga, mengungkapkan:
“Kegiatan seperti ini sebaiknya tidak hanya dilakukan sekali, tetapi juga dilaksanakan di setiap kelas dan sekolah lainnya, karena kondisi saat ini sangat memprihatinkan. Apalagi banyak anak-anak yang sudah menggunakan HP Android dan terpapar konten negatif seperti film-film porno. Konten seperti itu seharusnya segera diblokir, Pak,” tegasnya.
Dalam sesi wawancara bersama awak media, Kepala Dinas P3A Kota Kendari, Fitriani Sinapoy, menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut ke sekolah-sekolah lain:
“Kegiatan ini akan kami laksanakan secara bergilir di sekolah-sekolah tingkat SMP, SD, maupun di luar sekolah, dengan tujuan untuk mencegah kenakalan remaja dan mendorong keterlibatan serta tanggung jawab orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka,” ujar Fitriani Sinapoy.
Narasumber : Samsu
Editor : RESKI CFLE
Reporter : Fikar Silondae







