MAKASSA-BEDAH.co.id.
Anakku, dengarlah pesan ayah ini,
Tentang profesi yang ayah jalani,
Tentang pena yang bukan sekadar menari,
Tapi senjata kebenaran yang harus kau junjung tinggi.
Jadilah wartawan yang tegak berdiri,
Tak goyah diterpa badai duniawi,
Jangan takut melawan dusta yang bersemi,
Sampaikan yang hak, meski jalannya tak pasti.
Ada resiko yang mungkin menanti,
Ancaman, godaan, atau janji manis yang menggiurkan hati,
Tapi ingatlah, nak, jangan pernah tergoda,
Karena sekali kau menjual nurani, hancur sudah nama dan harga diri.
Buat bangsamu bangga dengan tulisanmu,
Buat rakyatmu percaya pada suaramu,
Dan buat ayah ini tersenyum bangga,
Melihatmu berjuang tanpa noda.
Jangan kau kotori profesi suci ini,
Dengan kepentingan sempit yang menggerogoti,
Jadilah cahaya dalam gelapnya negeri,
Menulis untuk keadilan, bukan sekadar ambisi.
Kini, pena ini ayah wariskan kepadamu,
Jalankan amanah dengan hati yang utuh,
Karena wartawan sejati bukan hanya pencatat waktu,
Tapi saksi sejarah yang abadi dan tak rapuh.
Selamat hari pers Nasional 9 Februari 2025
Sumber : TIM AKPERSI
Editor : Reski CFLE







