Satpol PP Kota Binjai Bantah Dugaan Kekerasan Saat Pengamanan Aksi Unjuk Rasa

        BINJAI-BEDAH.co.id.

Minggu, 18 Oktober 2026 -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Binjai memberikan klarifikasi terkait dugaan tindak kekerasan berupa pemukulan terhadap salah seorang peserta aksi unjuk rasa yang beredar di media sosial.

Melalui akun resmi Instagram @satpolpp_kotabinjai, Satpol PP Kota Binjai menegaskan bahwa personel dalam menjalankan tugas pengamanan aksi unjuk rasa senantiasa mengedepankan sikap simpatik, humanis, serta komunikasi persuasif.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama berlangsungnya aksi penyampaian pendapat di muka umum.

“Dalam pelaksanaan tugas pengamanan aksi unjuk rasa, personel senantiasa mengedepankan sikap simpatik, humanis, serta komunikasi persuasif guna menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” demikian bunyi pernyataan yang disampaikan melalui akun resmi tersebut.

Satpol PP Kota Binjai juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional dan menghindari sikap arogan maupun tindakan kekerasan yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam setiap pelaksanaan tugas, personel disebut berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Selain itu, Satpol PP Kota Binjai menyatakan menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Pendekatan dialogis, ketertiban, dan penghormatan terhadap hak setiap warga negara disebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pengamanan aksi.

Melalui klarifikasi tersebut, Satpol PP Kota Binjai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Hingga berita ini diterbitkan, klarifikasi tersebut merupakan keterangan dari pihak Satpol PP Kota Binjai. Informasi lebih lanjut mengenai dugaan pemukulan tersebut masih memerlukan verifikasi dari pihak-pihak terkait agar pemberitaan tetap berimbang dan sesuai dengan fakta di lapangan.

Sumber : Redaksi

Editor : Rsk

Reporter : Red (Jerrymia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *