Pembangunan Sayap Jembatan Lanosi Disorot, Publik Desak Klarifikasi Transparansi Anggaran dan Spesifikasi

   LUWU TIMUR-BEDAH.co.id.

Rabu, 09 September 2026 — Konstruksi sayap jembatan di jalur Trans Sulawesi, Desa Lanosi, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, mendapat sorotan masyarakat. Warga mempertanyakan kesesuaian fisik bangunan dengan desain teknis serta jaminan keselamatan pengguna jalan.

Sorotan warga tertuju pada posisi konstruksi yang berada sangat dekat dengan badan jalan. Selain itu, pemasangan besi tulangan di lokasi memicu pertanyaan terkait kesesuaian diameter, jarak antar-besi, hingga kedalaman pemasangan dengan shop drawing dan spesifikasi teknis dokumen kontrak.

“Kami mendukung pembangunan. Tetapi kami ingin pekerjaan ini benar-benar sesuai gambar dan aturan. Kalau memang sudah sesuai, kami berharap pihak terkait menjelaskannya supaya tidak bikin resah,” ujar seorang warga setempat.

Masyarakat mendesak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait untuk turun ke lapangan melakukan pemeriksaan teknis. Selain pengecekan fisik, warga juga meminta kejelasan identitas proyek, mulai dari papan informasi paket, sumber anggaran, nilai kontrak, hingga nama kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas.

Dari sisi keselamatan lalu lintas, pengamanan lokasi pekerjaan seperti pemasangan rambu, pembatas area, serta ruang aman bagi pejalan kaki dinilai masih minim. Padahal, jalur tersebut dipadati kendaraan setiap hari.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor pelaksana maupun instansi teknis terkait belum memberikan klarifikasi resmi mengenai kesesuaian konstruksi tersebut.

Sumber : Red

Editor : Rsk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *