BONE-BEDAH.co.id.
Sabtu, 12 September 2026— Suasana Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Labuaja di Jalan Poros Bone–Sinjai, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, mendadak berubah menjadi arena kekerasan yang menegangkan pada Jumat (11/9/2026).
Antrean panjang kendaraan yang seharusnya tertib seketika pecah tatkala dua warga tersulut emosi hingga berujung pada aksi adu jotos dan pengancaman menggunakan senjata tajam.

Berdasarkan rekaman video amatir berdurasi 14 detik yang viral di berbagai platform media sosial, keributan melibatkan dua pria dengan atribut berbeda. Seorang pria tampak mengenakan baju cokelat dipadu celana pendek hitam, sementara lawannya mengenakan pakaian serba hitam dengan celana motif loreng.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika pria berkaus cokelat secara membabi buta melayangkan pukulan bertubi-tubi. Situasi kian membahayakan nyawa saat pelaku nekat mencabut senjata tajam jenis badik di tengah kerumunan warga yang panik. Dalam rekaman tersebut, pria berbaju hitam terlihat berupaya menyelamatkan diri dengan menunduk menghindari hunjaman senjata tajam, sementara sejumlah warga berteriak histeris mencoba melerai.
Alih-alih mereda, amarah pelaku justru semakin menjadi-jadi. Sambil menenteng senjata tajam, ia sempat melontarkan teriakan bernada provokatif dengan kata “Makkahaliki” ke arah warga yang berusaha menghentikan aksi brutal tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap kedua pria yang terlibat perkelahian sadis ini masih menjadi misteri. Pihak kepolisian sektor setempat belum memberikan keterangan resmi terkait motif pasti pemicu keributan maupun langkah hukum yang akan diambil untuk memburu pelaku pembawa senjata tajam di ruang publik tersebut.
Aksi ugal-ugalan dan ancaman kekerasan menggunakan senjata tajam di fasilitas umum ini memicu keresahan luas di tengah masyarakat Bone, yang mendesak aparat penegak hukum segera bertindak tegas demi menjamin keamanan warga.
Sumber : Tim Media
Editor : Rsk







