Makassar (Bedah.co.id)
Berbagai Program yang akan direncanakan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Bantuan Hukum No Viral No Justice (DPP LBH NVNJ akan mengajak para driver ojek online untuk mengikuti Diklat pendidikan paralegal Secara berkala, kata Wasekjen DPP LBH NVNJ Bayu Hariardian M, SE., CLE
Diera digital telah membawa perubahan besar dalam dunia transportasi, khususnya dengan hadirnya layanan ojek online (ojol). Profesi driver ojol menjadi salah satu mata pencaharian utama bagi jutaan masyarakat Indonesia. Namun, di tengah pertumbuhan industri ini, banyak pengemudi ojol menghadapi tantangan hukum, seperti menyelamatkan kontrak kerja dengan platform, kecelakaan kerja, atau bahkan kriminalisasi. Menjadikan peran paralegal menjadi sangat penting.
Salah satu organisasi yang aktif mendukung penguatan kapasitas hukum masyarakat adalah LBH No Viral No Justice, yang membuka pelatihan paralegal untuk membantu masyarakat umum, termasuk driver ojol. Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan lebih banyak individu yang mampu memberikan pendampingan hukum dasar bagi mereka yang membutuhkan. Kata Wasekjen DPP LBH NVNJ,” ungkapnya Minggu 24 Nopember.
Siapa Itu Paralegal?
Paralegal adalah individu yang memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang hukum, tetapi bukan seorang pengacara resmi. Mereka bertugas membantu masyarakat memahami hukum, mengadvokasi hak, dan memberikan bantuan hukum dasar. Peran ini sering dijalankan oleh komunitas atau organisasi yang peduli terhadap akses keadilan, seperti LBH No Viral No Justice.
Tantangan Hukum yang Dihadapi Driver Ojek Online
1. Sengketa Kontrak Kerja
Driver ojol sering kali diterima pada kontrak kerja yang tidak seimbang. Status mereka yang bukan karyawan tetap membuat mereka rentan terhadap perubahan kebijakan sepihak oleh platform perusahaan. Misalnya, pemotongan tarif atau perubahan sistem bonus yang berdampak langsung pada pendapatan mereka.
2. Kecelakaan Kerja
Profesi driver ojol memiliki risiko tinggi mengalami kecelakaan di jalan. Sayangnya, tidak semua platform memberikan perlindungan asuransi yang memadai. Akibatnya, banyak pengemudi yang harus menanggung biaya medis sendiri atau bahkan kehilangan pendapatan karena cedera.
3. Kriminalisasi dan Sengketa Hukum
Driver ojol sering kali menghadapi situasi kriminalisasi, seperti pelanggaran lalu lintas, konflik dengan pelanggan, atau bahkan dijadikan kambing hitam dalam kasus hukum yang tidak mereka pahami.
Hubungan Paralegal dan Driver Ojek Online
Paralegal dapat menjadi mitra strategis bagi driver ojol dalam menghadapi berbagai tantangan hukum tersebut. Hubungan ini dapat diperoleh melalui beberapa peran penting:
1. Edukasi Hukum
Paralegal dapat memberikan pelatihan dan informasi hukum kepada komunitas driver ojol. Edukasi ini mencakup pemahaman tentang kontrak kerja, hak-hak tenaga kerja, dan prosedur hukum yang perlu dilakukan jika menghadapi masalah.
2. Advokasi Kolektif
Paralegal dapat membantu driver ojol mengorganisasi diri untuk menyuarakan hak mereka. Misalnya, mereka dapat memfasilitasi negosiasi dengan platform perusahaan untuk mendapatkan kondisi kerja yang lebih adil.
3. Pendampingan
Hukum Dalam kasus pembunuhan atau kriminalisasi, paralegal dapat mendampingi driver ojol, baik sebagai perantara dengan pengacara resmi maupun membantu mengurus dokumen hukum yang diperlukan.
4. Meningkatkan Kesadaran akan Hak Sosial dan Ekonomi Paralegal juga berperan dalam membantu driver ojol memahami pentingnya asuransi, dana pensiun, dan jaminan sosial lainnya, sehingga mereka dapat mengakses fasilitas ini secara optimal.
Pelatihan Paralegal oleh LBH No Viral No Justice
Melihat tantangan ini, LBH No Viral No Justice telah membuka program pelatihan paralegal bagi masyarakat umum, termasuk komunitas driver ojol. Program ini dirancang untuk:
Memberikan pengetahuan dasar hukum dan prosedur advokasi.
Mengasah keterampilan dalam membantu penyelesaian masalah hukum sehari-hari.
Membangun jaringan pendamping hukum di tingkat komunitas.
Ciri Khas “Tidak Ada Viral Tidak Ada Keadilan”
Lembaga ini menekankan pentingnya perhatian publik dan pengaruh media dalam memperjuangkan keadilan. Oleh karena itu, Bidang Litigasi di LBH ini membawa kasus-kasus penting menjadi perhatian publik untuk mendorong tekanan sosial terhadap pihak-pihak yang berkuasa.
Mengintegrasikan Strategi Media: Menggunakan media untuk mengedukasi masyarakat, menciptakan momentum advokasi, dan mendapatkan dukungan luas.
Dengan pendekatan ini, fungsi litigasi tidak hanya bertumpu pada penyelesaian hukum di pengadilan tetapi juga pada perjuangan keadilan yang mendapatkan dukungan publik.
Studi Kasus: Paralegal dalam Mendukung Driver Ojol
Beberapa komunitas driver ojol di Indonesia telah bekerja sama dengan paralegal untuk mengatasi masalah hukum. Misalnya, kasus pemutusan kemitraan sepihak oleh perusahaan yang berhasil diselesaikan setelah adanya pendampingan dari paralegal. Dalam kasus lain, paralegal membantu pengemudi yang dituduh melakukan kejahatan karena kesalahpahaman dengan pelanggan.
Hubungan antara paralegal dan driver ojol adalah hubungan simbiosis yang saling menguntungkan. Paralegal membantu pengemudi ojol memahami dan memperjuangkan hak-hak mereka, sementara pengemudi ojol mendapatkan perlindungan hukum yang mereka butuhkan. Dengan dukungan LBH No Viral No Justice dan pelatihan paralegal yang mereka selenggarakan, diharapkan lebih banyak driver ojol yang memiliki akses ke keadilan dan kesejahteraan hukum.
Keberadaan paralegal tidak hanya penting, tetapi juga krusial dalam menciptakan ekosistem yang adil dan berkelanjutan bagi profesi ojek online di Indonesia. Dengan pelatihan dan dukungan seperti ini, driver ojol dapat merasa lebih terlindungi dan percaya diri menghadapi tantangan di lapangan.
Penulis ini Adalah Wasekjen LBH NVNJ







