Manajer Cafe Satuone Bantah Isu Miras dan Gangguan Ibadah

         BINJAI-BEDAH.co.id.

Minggu, 08 November 2026 – Manajemen Cafe Satuone yang berlokasi di Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, akhirnya angkat bicara menanggapi berbagai pemberitaan dan isu yang berkembang terkait penyelenggaraan Event Fashion Show Halloween pada Jumat (30/10/2026).

Pihak manajemen menegaskan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai wadah kreativitas generasi muda sekaligus mendukung perkembangan industri hiburan dan ekonomi kreatif di Kota Binjai.

Klarifikasi disampaikan langsung oleh Manajer Cafe Satuone, Yoga, kepada awak media, Kamis (5/11/2026).

Ia membantah tudingan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan tanpa izin resmi.

Yoga menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengurusan perizinan usaha serta koordinasi dengan pemerintah setempat terkait pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, izin keramaian telah diajukan dan diperoleh dari Pemerintah Daerah melalui Kelurahan Tanah Tinggi.

“Soal izin usaha cafe, izin keramaian, dan izin lalu lintas, semuanya sudah kami urus sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan Fashion Show Halloween ini juga hanya dilaksanakan satu kali dalam setahun,” ujar Yoga.

Selain persoalan perizinan, manajemen Cafe Satuone turut memberikan tanggapan terkait isu dugaan penyediaan minuman keras (miras) serta tudingan adanya gangguan terhadap kenyamanan masyarakat dan aktivitas ibadah warga sekitar.

Dengan tegas, Yoga membantah bahwa Cafe Satuone menyediakan minuman keras dalam daftar menu maupun kegiatan operasionalnya.

“Menu minuman keras itu tidak ada sama sekali di Cafe Satuone.

Saya sebagai manajer mengetahui bahwa hal tersebut dilarang oleh hukum dan juga bertentangan dengan nilai-nilai agama Islam,” tegasnya.

Terkait pelaksanaan Fashion Show Halloween, Yoga menjelaskan bahwa acara dimulai sekitar pukul 20.30 WIB. Pihaknya mengaku telah mengatur penggunaan musik dengan volume rendah sebagai bentuk penghormatan terhadap masyarakat sekitar.

Bahkan, menurut Yoga, musik belum dihidupkan ketika masyarakat sedang melaksanakan ibadah, khususnya warga yang menjalankan ibadah di Masjid Ar-Rahman.

“Kami memulai acara sekitar pukul 20.30 WIB dengan penggunaan musik bervolume rendah.

Hal itu kami lakukan sebagai bentuk perhatian dan penghormatan terhadap masyarakat sekitar, termasuk warga yang beribadah di Masjid Ar-Rahman,” tambahnya.

Keterangan pihak manajemen turut diperkuat oleh Kepala Lingkungan II Kelurahan Tanah Tinggi, Sahrudin.

Saat dikonfirmasi awak media, ia membenarkan bahwa pihak cafe telah melakukan koordinasi dengan lingkungan dan Pemerintah Daerah melalui Kelurahan Tanah Tinggi sebelum kegiatan berlangsung.

“Untuk kegiatan Fashion Show Halloween ini, pihak cafe sudah meminta izin ke Kantor Kelurahan Tanah Tinggi dan juga berkoordinasi dengan saya selaku Kepala Lingkungan II,” ungkap Sahrudin.

Ia mengaku menyambut positif kegiatan tersebut karena melibatkan sejumlah pemuda setempat.

Beberapa pemuda diberdayakan untuk membantu pengaturan parkir serta menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus membuka ruang partisipasi generasi muda di lingkungan sekitar.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Pariwisata melakukan kunjungan ke Cafe Satuone pada Kamis (5/11/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pembinaan dan monitoring menyusul berkembangnya pemberitaan mengenai kegiatan Fashion Show Halloween.

Pada hari yang sama, pihak Cafe Satuone juga menerima surat dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Binjai terkait permintaan klarifikasi mengenai perizinan usaha dan izin keramaian.

Sebagai bentuk sikap kooperatif, pada Jumat (6/11/2026), Manajer Cafe Satuone, Yoga, mendatangi Kantor Satpol PP Kota Binjai untuk memberikan penjelasan sekaligus klarifikasi atas sejumlah informasi yang berkembang.

Dalam pertemuan tersebut, Yoga diterima langsung oleh Kepala Bidang Penegakan dan Perundang-undangan Satpol PP Kota Binjai, Luber Simamora, S.H., M.H.

Luber Simamora menyampaikan bahwa kedatangan pihak manajemen untuk memberikan penjelasan merupakan bentuk sikap kooperatif dalam menanggapi persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

“Kedatangan Manajer Cafe Satuone merupakan salah satu bentuk sikap kooperatif.

Pihak manajemen juga sudah memberikan klarifikasi terkait isu-isu yang beredar,” ungkap Simamora.

Dengan adanya klarifikasi dari pihak manajemen, keterangan Kepala Lingkungan, serta tindak lanjut pembinaan dan monitoring dari instansi terkait, diharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang lebih utuh dan berimbang.

Manajemen Cafe Satuone berharap keberadaan usaha tersebut ke depan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat, membuka ruang kreativitas bagi generasi muda, serta membangun hubungan harmonis dengan warga Kelurahan Tanah Tinggi.

Pihak manajemen juga menyatakan komitmennya untuk senantiasa mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, menjaga ketertiban, serta menghormati kenyamanan dan nilai-nilai sosial masyarakat di lingkungan sekitar.

Sumber : Redaksi

Editor : Rsk

Reporter : Red (Jerrymia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *