KENDARI-BEDAH.co.id.
Selasa,27 Januari 2026 — Warga Jalan Banda, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan.
Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap kondisi jalan yang dinilai rusak dan pengaspalan yang tidak dilakukan secara menyeluruh.
Menurut warga, pengaspalan hanya dilakukan sekitar 400 meter ke arah jalan poros, sementara sisa jalan lainnya dibiarkan dalam kondisi berdebu dan berlubang. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan serta mengganggu aktivitas warga sehari-hari.
“Jalan ini sudah lama tidak diaspal. Selama ini hanya diperbaiki seadanya, pakai timbunan saja. Kami tanam pohon pisang supaya pengendara tidak kebut-kebutan karena jalannya berdebu dan berlubang,” ujar
salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga berharap aksi ini dapat menjadi perhatian serius bagi pihak terkait agar segera melakukan perbaikan dan pengaspalan secara menyeluruh, bukan hanya sebagian ruas jalan.
Sementara itu, Lurah Watulondo, Muhammad Rusdi, saat dihubungi secara terpisah melalui WhatsApp, mengaku baru mengetahui adanya aksi warga tersebut. Ia menyatakan akan segera meninjau langsung kondisi Jalan Banda untuk mendengarkan keluhan warga.
“Saya baru tahu ada warga yang memasang pohon pisang di jalan. Dalam waktu dekat saya akan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jalan dan mendengar aspirasi warga,” ujarnya.
Sumber : Redaksi
Editor : RESKI CFLE
Reporter : Red Fikar Silondae







