BPS Sultra Gandeng OJK dan Pemprov Menuju Sensus Ekonomi 2026

         KENDARI-BEDAH.co.id.

Rabu 30 Juli 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara Plt.Andi kurniawan secara resmi memulai rangkaian persiapan menuju Sensus Ekonomi 2026 dengan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua.

Dalam sambutannya, Hugua menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan dan statistik hingga ke akar rumput, termasuk kalangan petani dan nelayan. Menurutnya, pemahaman terhadap data dan akses terhadap layanan keuangan formal sangat penting agar masyarakat bisa memanfaatkan program-program strategis, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kita harus pastikan masyarakat, termasuk petani dan nelayan, paham dan bisa mengakses layanan keuangan serta memanfaatkan program pembangunan,” tegas Hugua.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan distribusi pangan secara cermat untuk mencegah inflasi. Disebutkan bahwa kebutuhan harian pangan di Sultra cukup tinggi, yaitu sekitar 900.000 butir telur dan 300.000 ekor ayam. Ketidakstabilan pasokan menurutnya bisa berdampak langsung pada harga di pasaran.

“Stabilitas pasokan dan harga pangan harus dijaga. Ini memerlukan perencanaan berbasis data yang akurat,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BPS untuk meningkatkan pemahaman publik terhadap pentingnya statistik dalam proses perencanaan dan pembangunan. Selain menghadirkan OJK sebagai narasumber utama, acara juga melibatkan pelaku usaha dan perangkat daerah.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, BPS Sultra berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan data yang kuat sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

Narasumber : fikar Silondae

Editor : RESKI CFLE

Reporter : Red A.Sukarno.B.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *