KENDARI-BEDAH.co.id.
10 Juli 2025, Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kantor Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda) Sultra, dengan penekanan kuat pada kedisiplinan waktu serta pembenahan sistem absensi. Beberapa poin penting:
1. Masih ditemukan ASN yang tidak disiplin – Beberapa pegawai absen tanpa keterangan resmi, bahkan ada indikasi praktik titip absen dengan menyuruh orang lain fingerprint atau memanipulasi kehadiran via aplikasi ponsel .
2. Sistem kehadiran ganda mulai diterapkan – Hugua menetapkan penggunaan sistem manual dan elektronik secara bersamaan untuk mencegah manipulasi .
> “Kalau memang tidak bisa disiplin, ya mendingan tinggalkan dong. Jadi pengusaha saja, enggak usah jadi ASN.”
Tegasnya menunjukkan, kedisiplinan bukan pilihan bagi ASN
Reaktivasi kembali apel pagi (07.30 WITA) dengan pencatatan langsung kehadiran oleh pimpinan OPD dan staf ahli.
Evaluasi berkala dan kemungkinan pemberian sanksi sosial bagi absensi tanpa alasan.
Apabila terbukti keterlambatan terus muncul, akan berdampak pada tunjangan kinerja (TPP
Wagub Hugua menegaskan bahwa kedisiplinan waktu* dan kejujuran dalam absensi adalah pondasi utama dalam tata kelola birokrasi yang profesional. Sidak di Bapenda hari ini menegaskan bahwa reformasi budaya kerja ASN masih terus berjalan, dengan sistem kehadiran lebih transparan dan konsekuensi nyata bagi yang melanggar.
Sumber LP : Red (A.Sukarno.B)
Editor : RESKI CFLE
Reporter : Red ( A.sukarno.B)







