WaliKota Kendari Dengarkan Keluhan Warga Kelurahan Kadia Saat Penyerahan Bantuan Beras

      KENDARI-BEDAH.co.id.

Senin 24 Agustus 2026— Wali Kota Kendari Hj. Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, jajaran pejabat forkopimda Pemerintah Kota Kendari, serta unsur TNI dan Polri menghadiri kegiatan penyerahan bantuan beras kepada masyarakat di Kelurahan Kadia, Kota Kendari.

Selain menyerahkan bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk mendengarkan secara langsung berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat.

Dalam kegiatan itu, setiap keluarga menerima bantuan beras sebanyak 30 kilogram untuk alokasi tiga bulan. Warga kemudian menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi di lingkungan masing-masing.

Beberapa aspirasi yang disampaikan meliputi kelangkaan LPG 3 kilogram, persoalan banjir dan drainase, minimnya penerangan jalan, dukungan terhadap kegiatan kepemudaan, hingga persoalan keamanan akibat aksi tawuran pelajar.

Warga Keluhkan Kelangkaan LPG 3 Kilogram

Perwakilan RT Kelurahan Kadia menyampaikan keluhan masyarakat terkait kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram.

Warga mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap kebersihan lingkungan. Namun, mereka berharap persoalan ketersediaan LPG bersubsidi juga mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Kendari sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Drainase Sempit Picu Genangan

Selain persoalan LPG, warga Kelurahan Kadia juga mengeluhkan kondisi drainase di sekitar SMA Negeri 4 Kendari yang dinilai terlalu sempit.

Saat hujan deras, debit air tidak tertampung dengan baik sehingga meluap dan menggenangi wilayah hingga ke Lorong Segar.

Warga berharap persoalan tersebut segera ditindaklanjuti pemerintah bersama pihak terkait, termasuk DPRD Kota Kendari.

Keluhan Penerangan Jalan dan Kegiatan Karang Taruna

Perwakilan Karang Taruna Kelurahan Ana Iwoi turut menyampaikan keluhan mengenai minimnya lampu penerangan jalan. Kondisi tersebut membuat sejumlah titik di wilayah tersebut menjadi gelap pada malam hari.

Selain itu, Karang Taruna meminta dukungan pemerintah terhadap kegiatan olahraga dan aktivitas kepemudaan agar dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda.

Pohon Tua hingga Tawuran Pelajar

Sementara itu, perwakilan RT Kelurahan Pondambea menyampaikan persoalan keberadaan pohon-pohon tua yang dinilai berpotensi membahayakan warga serta minimnya lampu penerangan jalan.

Warga juga menyoroti maraknya aksi tawuran antarpelajar di sekitar wilayah SMK Negeri 1 Kendari.

Mereka berharap pihak kepolisian meningkatkan patroli di wilayah tersebut guna mencegah terjadinya aksi tawuran sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Wali Kota Janji Tindak Lanjuti Aspirasi Warga

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wali Kota Kendari Hj. Siska Karina Imran mengatakan pemerintah akan menindaklanjuti keluhan yang disampaikan masyarakat.

“Iya, kami akan menindaklanjuti. Pak Kadis agar segera meninjau apa yang menjadi keluhan masyarakat,” ujar Siska Karina Imran.

Ia juga meminta organisasi perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Perhubungan, untuk segera melakukan pengecekan terhadap persoalan penerangan dan fasilitas pendukung yang dikeluhkan masyarakat.

Selain itu, Wali Kota Kendari menyampaikan bahwa persoalan gaji RT/RW akan segera direalisasikan.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi ruang bagi pemerintah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan mempercepat penanganan berbagai persoalan di tingkat kelurahan.

Sumb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *