Ditlantas Polda Sultra : di Apel Evaluasi Operasi Patuh Menyampaikan, Tingkat Pelanggaran Lalin Meningkat 58 Persen Dari Tahun Lalu

         KENDARI-BEDAH.co.id.

Selasa 29 Juli 2025, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara memamerkan sejumlah barang bukti pelanggaran lalu lintas, termasuk knalpot brong, dalam apel evaluasi Operasi Patuh Anoa 2025 yang digelar di pelataran Polda Sultra.

Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa jumlah pelanggaran lalu lintas yang ditindak pada tahun ini mengalami lonjakan signifikan.

“Tercatat sebanyak 3.843 pelanggaran berhasil diungkap, meningkat 58 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 2.437 perkara,” ujar Kombes Argowiyono dalam konferensi pers usai kegiatan.

Dari jumlah tersebut, 2.156 pengendara dikenai tilang, sementara 1.687 lainnya hanya diberikan teguran.

Jenis Pelanggaran Dominan:

1. Tidak menggunakan helm: 725 kasus

2. Menggunakan knalpot brong (tidak sesuai spesifikasi): 734 kasus

3. Melawan arus: 110 kasus

Kecelakaan Meningkat, Korban Jiwa Menurun

Meskipun jumlah pelanggaran dan kasus kecelakaan meningkat, terdapat penurunan dalam angka korban jiwa. Tercatat:

61 kasus kecelakaan terjadi selama operasi (naik 30% dari 47 kasus tahun sebelumnya).

Namun, korban meninggal dunia menurun dari 8 orang menjadi 7 orang.

Penyebab utama kecelakaan, menurut Kombes Argowiyono, adalah kelalaian pengendara, khususnya akibat melebihi batas kecepatan. Dari 61 kasus, 20 di antaranya disebabkan oleh pelanggaran kecepatan. Mayoritas pelaku kecelakaan berasal dari kalangan pelajar dan karyawan swasta.

Upaya Preventif: Program “Polisi Menyapa”

Selain penindakan, Ditlantas Polda Sultra juga gencar melakukan edukasi melalui program “Polisi Menyapa”, yang menyasar komunitas kendaraan dan pengusaha angkutan. Selama operasi berlangsung, telah dilakukan 136 kegiatan penyuluhan dan edukasi.

“Operasi ini bukan semata-mata untuk menindak, tetapi juga membangun kesadaran berlalu lintas demi keselamatan bersama,” tutup Kombes Argowiyono.

Sumber LP : Redaksi

Editor : RESKI CFLE

Reporter : Red A.Sukarno.B.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *